Matematika · Kelas XI
Pengenalan Matriks
Pengertian · Ordo · Elemen · Jenis-Jenis Matriks
1
Pengertian Matriks
Apa itu Matriks?
Matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang diatur dalam baris (horizontal) dan kolom (vertikal)
yang ditulis di antara tanda kurung siku [ ] atau kurung biasa ( ).
Setiap bilangan dalam matriks disebut elemen atau entri.
Matriks biasanya diberi nama dengan huruf kapital seperti A, B, C, …
sedangkan elemennya menggunakan huruf kecil dengan dua indeks: aij
i = nomor baris | j = nomor kolom
sedangkan elemennya menggunakan huruf kecil dengan dua indeks: aij
i = nomor baris | j = nomor kolom
A
=
a11a12a13
a21a22a23
Contoh: a12 artinya elemen di baris 1, kolom 2.
2
Ordo Matriks
Pengertian Ordo
Ordo (ukuran) matriks dituliskan sebagai m × n, artinya matriks tersebut
mempunyai m baris dan n kolom. Jumlah total elemennya adalah m × n.
Cara membaca: “m kali n” atau “m cross n”
Contoh: matriks berordo 3×2 → memiliki 3 baris dan 2 kolom → total 6 elemen.
Contoh: matriks berordo 3×2 → memiliki 3 baris dan 2 kolom → total 6 elemen.
| Ordo | Baris | Kolom | Jml Elemen | Contoh |
|---|---|---|---|---|
| 1×1 | 1 | 1 | 1 | 5 |
| 1×3 | 1 | 3 | 3 | 246 |
| 2×2 | 2 | 2 | 4 | 1234 |
| 2×3 | 2 | 3 | 6 | 123456 |
| 3×3 | 3 | 3 | 9 | 123456789 |
3
Elemen Matriks
Cara Membaca Elemen
Setiap elemen aij memiliki posisi yang unik.
Angka pertama (i) adalah nomor baris, angka kedua (j) adalah nomor kolom.
A
=
251
374
689
a11 = 2 → baris 1, kolom 1
a22 = 7 → baris 2, kolom 2
a13 = 1 → baris 1, kolom 3
a31 = 6 → baris 3, kolom 1
a23 = 4 → baris 2, kolom 3
a22 = 7 → baris 2, kolom 2
a13 = 1 → baris 1, kolom 3
a31 = 6 → baris 3, kolom 1
a23 = 4 → baris 2, kolom 3
Perhatikan: a12 ≠ a21 karena posisi baris dan kolom berbeda.
(a12 = 5, sedangkan a21 = 3)
4
Jenis-Jenis Matriks
Matriks Baris
Ordo 1×n
Matriks yang hanya memiliki 1 baris dengan n kolom.
A=
31−25
ordo 1×4
Matriks Kolom
Ordo m×1
Matriks yang hanya memiliki 1 kolom dengan m baris.
B=
4−17
ordo 3×1
Matriks Persegi
Ordo n×n
Matriks yang jumlah baris dan kolomnya sama. Banyak digunakan dalam operasi matriks lanjut.
C=
123456789
ordo 3×3
Matriks Nol
Semua elemen = 0
Matriks yang seluruh elemennya bernilai nol. Dilambangkan dengan O.
Berfungsi seperti angka 0 pada bilangan biasa (elemen netral penjumlahan).
O=
000000
ordo 2×3
Matriks Identitas
Diagonal = 1, lainnya = 0
Matriks persegi dengan elemen diagonal utama = 1 dan semua elemen lainnya = 0.
Dilambangkan dengan I atau In. Berfungsi seperti angka 1 pada perkalian.
I3
=
100
010
001
ordo 3×3
Matriks Diagonal
Non-diagonal = 0
Matriks persegi dengan elemen di luar diagonal utama semuanya nol.
Elemen diagonal utama boleh bernilai apa saja (termasuk nol).
D=
400
0−20
007
Matriks Segitiga Atas
Bawah diagonal = 0
Matriks persegi dengan semua elemen di bawah diagonal utama = 0.
U=
352
014
006
Matriks Segitiga Bawah
Atas diagonal = 0
Matriks persegi dengan semua elemen di atas diagonal utama = 0.
L=
200
530
147
Matriks Transpose
Baris ↔ Kolom
Transpose matriks A ditulis AT (atau A’).
Diperoleh dengan memindahkan baris menjadi kolom (atau sebaliknya).
Jika A berordo m×n, maka AT berordo n×m.
A=
123456
(2×3)
AT
=
142536
(3×2)
Matriks Simetris
A = AT
Matriks persegi di mana A = AT, artinya aij = aji untuk semua i dan j.
Elemen yang simetris terhadap diagonal utama nilainya sama.
S=
123
254
346
Perhatikan: a12=a21=2 · a13=a31=3 · a23=a32=4 ✓
Ringkasan Jenis Matriks
- Matriks Baris : ordo 1×n (hanya 1 baris)
- Matriks Kolom : ordo m×1 (hanya 1 kolom)
- Matriks Persegi : ordo n×n (baris = kolom)
- Matriks Nol : semua elemen = 0
- Matriks Identitas : diagonal = 1, lainnya = 0
- Matriks Diagonal : di luar diagonal = 0
- Segitiga Atas : di bawah diagonal = 0
- Segitiga Bawah : di atas diagonal = 0
- Transpose : baris dan kolom ditukar
- Simetris : A = AT
5
Kesamaan Dua Matriks
Kapan Dua Matriks Dikatakan Sama?
Dua matriks A dan B dikatakan sama (A = B) jika dan hanya jika:
- Ordo kedua matriks sama (jumlah baris dan kolom identik)
- Setiap elemen yang bersesuaian sama: aij = bij untuk semua i dan j
Contoh: Jika A = B, tentukan nilai x dan y.
Dari kesamaan elemen: x + 1 = 5 → x = 4 dan y − 4 = 1 → y = 5
x+132y−4
=
5321
Dari kesamaan elemen: x + 1 = 5 → x = 4 dan y − 4 = 1 → y = 5
6
Contoh Soal
● Mudah 1
Menentukan Ordo dan Elemen
Diketahui matriks:
P=
Tentukan: (a) ordo matriks P, (b) nilai p12, (c) nilai p23.
4−17250
Penyelesaian
a
P memiliki 2 baris dan 3 kolom, jadi ordonya 2×3.
b
p12 = elemen baris 1, kolom 2 = −1
c
p23 = elemen baris 2, kolom 3 = 0
● Mudah 2
Menentukan Jenis Matriks
Tentukan jenis matriks berikut ini:
A=
3−15
B=
100010001
Penyelesaian
A
Berordo 3×1 (3 baris, 1 kolom) → Matriks Kolom
B
Berordo 3×3, diagonal utama semua 1, sisanya 0 → Matriks Identitas (I3)
● Sedang 1
Transpose Matriks
Diketahui:
Q=
Tentukan QT dan sebutkan ordonya.
31−2405
Penyelesaian
1
Q berordo 3×2. Transpose menukar baris jadi kolom → QT berordo 2×3.
2
Baris pertama Q (3, 1) menjadi kolom pertama QT, dan seterusnya.
QT
=
3−20145
ordo 2×3
● Sedang 2
Kesamaan Matriks
Jika kedua matriks berikut sama, tentukan nilai a, b, c, dan d.
2ab+3c−14d
=
87212
Penyelesaian
1
2a = 8 → a = 4
2
b + 3 = 7 → b = 4
3
c − 1 = 2 → c = 3
4
4d = 12 → d = 3
● Sulit 1
Elemen & Kesamaan Matriks Kompleks
Diketahui matriks A dan B sama. Tentukan nilai x, y, dan z.
x+y3z2x−y4
=
53−2214
Penyelesaian
1
Dari elemen (1,3): z = −2
2
Dari elemen (1,1) dan (2,2) diperoleh sistem persamaan:
x + y = 5 …(i)
x − y = 1 …(ii)
x + y = 5 …(i)
x − y = 1 …(ii)
3
Tambahkan (i) + (ii): 2x = 6 → x = 3
4
Substitusi ke (i): 3 + y = 5 → y = 2
● Sulit 2
Matriks Simetris
Tentukan nilai a, b, c agar matriks berikut menjadi matriks simetris.
M=
4a−12b35c+2647
Penyelesaian
1
Syarat simetris: aij = aji
2
m12 = m21 → a − 1 = 3 → a = 4
3
m13 = m31 → 2b = 6 → b = 3
4
m23 = m32 → c + 2 = 4 → c = 2
7
Soal Latihan
Kerjakan di Buku Tulis
Tulis jawaban lengkap beserta langkah penyelesaiannya.
Level Mudah
Soal 1
Diketahui:
A=
Tentukan: (a) ordo matriks A, (b) a13, (c) a32, (d) a22
53−20741−36
Soal 2
Sebutkan jenis dari masing-masing matriks berikut:
P=
2−135
Q=
000000
R=
1001
Soal 3
Buatlah contoh matriks dengan ketentuan berikut:
(a) Matriks berordo 3×2
(b) Matriks diagonal berordo 3×3
(c) Matriks segitiga atas berordo 3×3
(a) Matriks berordo 3×2
(b) Matriks diagonal berordo 3×3
(c) Matriks segitiga atas berordo 3×3
Soal 4
Tentukan transpose dari matriks berikut, lalu sebutkan ordo hasilnya:
B=
4−31052
Soal 5
Diantara matriks berikut, pasangan mana yang sama? Berikan alasanmu.
A=
3124
B=
3214
C=
3124
Level Sedang
Soal 6
Jika A = B, tentukan nilai x dan y.
3x−2412y+1
=
7419
Soal 7
Tentukan nilai a, b, c, d jika:
a+ba−b2c3d−1
=
711011
Soal 8
Diketahui matriks:
(b) Apakah C = CT? Mengapa?
C=
(a) Tentukan CT14−2305
(b) Apakah C = CT? Mengapa?
Soal 9
Buatlah matriks simetris berordo 3×3 dengan elemen diagonal utama: 2, 5, 8. Tentukan minimal dua kemungkinan matriks simetrisnya.
Soal 10
Diketahui matriks K berordo 4×4. Jika jumlah semua elemen pada baris ke-i sama dengan i², berapakah jumlah seluruh elemen matriks K?
Level Sulit
Soal 11
Tentukan nilai p, q, r, s jika:
p+qp−q2r−sr+2s
=
82112
Soal 12
Tentukan nilai a, b, c agar matriks berikut menjadi matriks simetris:
N=
32a−1b+3543c726
Soal 13
Matriks A berordo 3×3 dengan elemen aij = i + 2j. Tuliskan matriks A secara lengkap lalu tentukan AT. Apakah A simetris?
Soal 14
Buktikan bahwa jika A adalah matriks sembarang berordo m×n, maka (AT)T = A. Gunakan contoh matriks 2×3 untuk menjelaskan.
Soal 15
Diketahui matriks A berordo 2×2 dengan a11 = a22 = k dan a12 = a21 = 0 (k ≠ 0).
Tunjukkan bahwa A adalah matriks diagonal. Apa nama khusus matriks ini jika k = 1?
Operasi Matriks
Penjumlahan · Pengurangan · Perkalian Skalar
1
Materi
Pengertian Matriks
Matriks adalah susunan bilangan yang diatur dalam baris dan kolom di dalam tanda kurung siku.
Ukuran matriks dinyatakan sebagai m × n (m = jumlah baris, n = jumlah kolom).
Contoh Matriks 2×2 :
A
=
12
34
Contoh Matriks 2×3 :
B
=
123
456
A. Penjumlahan Matriks
Dua matriks dapat dijumlahkan hanya jika ukurannya sama (ordo sama).
Penjumlahan dilakukan dengan menjumlahkan elemen yang posisinya sama.
Syarat : Ordo A = Ordo B
Rumus : (A + B)ij = aij + bij
Rumus : (A + B)ij = aij + bij
ab
cd
+
ef
gh
=
a+eb+f
c+gd+h
B. Pengurangan Matriks
Pengurangan juga hanya bisa dilakukan pada matriks dengan ukuran yang sama.
Setiap elemen dikurangi dengan elemen di posisi yang sama.
Syarat : Ordo A = Ordo B
Rumus : (A − B)ij = aij − bij
Rumus : (A − B)ij = aij − bij
ab
cd
−
ef
gh
=
a−eb−f
c−gd−h
C. Perkalian Matriks dengan Skalar
Skalar adalah bilangan tunggal (bukan matriks). Saat mengalikan matriks dengan skalar k,
setiap elemen dalam matriks dikalikan dengan k.
Tidak ada syarat khusus — berlaku untuk semua ordo matriks.
Rumus : (k · A)ij = k × aij
Rumus : (k · A)ij = k × aij
k
×
ab
cd
=
kakb
kckd
D. Sifat-Sifat Penting
- Komutatif : A + B = B + A
- Asosiatif : (A + B) + C = A + (B + C)
- Distributif skalar : k(A + B) = kA + kB
- Skalar nol : 0 · A = O (matriks nol)
- Skalar satu : 1 · A = A
2
Contoh Soal
● Mudah 1
Penjumlahan Matriks 2×2
Diketahui:
A=
Tentukan A + B.
2134
B=
1321
Penyelesaian
A + B
=
2+11+33+24+1
=
3455
● Mudah 2
Perkalian Skalar
Diketahui:
A=
Tentukan 3A.
3102
Penyelesaian
3A
=
3 ×
3102
=
9306
● Sedang 1
Pengurangan Matriks 2×3
Diketahui:
A=
52−1043
B=
Tentukan A − B.
1−2321−1
Penyelesaian
1
Pastikan ordo sama: A dan B sama-sama 2×3. ✓
2
Kurangi elemen yang posisinya sama.
A−B=
44−4−234
● Sedang 2
Kombinasi Skalar: 2A − 3B
Diketahui:
A=
Tentukan 2A − 3B.
2468
B=
1234
Penyelesaian
1
Hitung 2A: kalikan semua elemen A dengan 2.
2A =
481216
2
Hitung 3B: kalikan semua elemen B dengan 3.
3B =
36912
3
Kurangi 2A dengan 3B.
2A − 3B =
1234
● Sulit 1
Mencari Matriks X
Tentukan X jika:
2X +
1324
=
7968
Penyelesaian
1
Pindahkan matriks konstan ke ruas kanan (ubah tanda).
2X =
7−19−36−28−4
=
6644
2
Bagi kedua sisi dengan skalar 2.
X =
3322
● Sulit 2
Persamaan Matriks: 3X − 2A = B
Tentukan X jika 3X − 2A = B, dengan:
A=
4268
B=
2−134
Penyelesaian
1
Pindahkan −2A ke kanan: 3X = B + 2A
2
Hitung 2A.
2A =
841216
3
Hitung B + 2A.
B + 2A =
1031520
4
Bagi dengan 3: X = ⅓(B + 2A)
X =
10/31520/3
3
Soal Latihan
Kerjakan di Buku Tulis
Tulis langkah penyelesaian lengkap untuk setiap soal.
Level Mudah
Soal 1
Hitung A + B jika:
A=
3512
B=
2143
Soal 2
Hitung A − B jika:
A=
6453
B=
2131
Soal 3
Tentukan 4A jika:
A=
1203
Soal 4
Hitung A + B jika:
A=
−1320
B=
4−215
Soal 5
Tentukan −2B jika:
B=
3−142
Level Sedang
Soal 6
Tentukan 2A + B jika:
A=
3124
B=
10−12
Soal 7
Tentukan 3A − 2B jika:
A=
4213
B=
2102
Soal 8
Tentukan A + B − C jika:
A=
5231
B=
1324
C=
2113
Soal 9
Diketahui A − B = C. Tentukan matriks B jika:
A=
7539
C=
2314
Soal 10
Tentukan 2A − B untuk matriks berordo 2×3:
A=
426135
B=
1−1232−1
Level Sulit
Soal 11
Tentukan X jika:
3X −
4628
=
2314
Soal 12
Tentukan X jika 2X + 3A = B, dengan:
A=
2134
B=
85914
Soal 13
Jika 2(A + B) = C, dengan:
B=
Tentukan matriks A.
3125
C=
106814
Soal 14
Diketahui 2A − B = 3C, dengan:
A=
Tentukan matriks B.
5347
C=
1123
Soal 15
Tentukan nilai p, q, r, dan s jika:
2 ×
pqrs
+
1324
=
97812